PNJ

Politeknik Negeri Jakarta | PNJ

menjadi politeknik unggul bertaraf internasional untuk mendukung daya saing bangsa


Sosialisasi Tunjangan Kinerja


Awal minggu ini Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) khususnya Bagian Administrasi Umum dan Keuangan mengawali kegiatan dengan Sosialisasi Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemeristekdikti) nomor: 31 tahun 2016 tentang Pemberian Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Kemeristekdikti. Acara yang diselenggarakan di Aula PNJ ini bertujuan menyamakan persepsi tentang perubahan perhitungan tunjangan kinerja (tukin) di lingkungan PNJ. Pada Permen yang baru ini selain ada kenaikan tunjungan terdapat juga beberapa komponen yang mempengaruhi penilaian tukin, yang pada permen sebelumnya menggunakan komponen kehadiran saja. Pada Permen ini komponen penilaian meliputi 30% Kehadiran, 40% Kinerja, dan 30% Integritas. Integritas dihitung berdasarkan tiga komponen yaitu: penilaian perilaku, penjatuhan sanksi disiplin di luar kehadiran, dan ketaatan penyampaian Laporan Harta Penyelenggara Kekayaan Negara (LHPKN) atau Laporan Harta Kekayaan Aparutur Sipil Negara (LHKASN).

Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 10 Oktober 2016 ini dihadiri oleh para pimpinpan dan beberapa wakil staf administrasi dari masing-masing jurusan dan bagian di lingkungan PNJ. Narasumber berasal dari Kemenristekdikti dan Konsultan yang menangani Sistem Informasi Pegawai (Simpeg). Acara dibuka oleh Direktur PNJ, Abdillah, S.E., M.Si., dan Moderator dipegang langsung oleh Dra. Lenny Brida, Dipl.TESOL, M.Psi., M.Hum., selaku Pembantu Direktur bidang Administrasi Umum dan Keuangan. Pemaparan pertama mengupas tentang Permen 31 tahun 2016 secara global oleh Dewi Yuliwati dari bagian Biro Hukum dan Organisasi (BHO), kedua oleh Wyka Ari Cahyanti dari BHO yang menjelaskan tentang latar belakang yang mendasari kenaikan Tukin. Sesi ketiga oleh Mohamad Samsuri dari Biro Perencanaan yang memaparkan tentang dasar penilaian capaian kinerja, yang dilanjutkan oleh Ardiani Damaryanti dari BHO yang menjelaskan teknis penialaian kinerja secara detail. Dan terakhir Joko Santoso dari Biro Umum dan Keuangan yang menerangkan tentang teknis dan jadwal pencairan dana. Meskipun waktu sudah masuk pada jam istirahat acara tetap dilanjutkan dengan tanya jawab. Terakhir nara sumber Konsultan, Waskito, yang menjelaskan bahwa ke depan pengisian Sasaran Kerja Pegawai (SKP) yang menjadi salah satu unsur penilaian tukin akan dilakukan secara online.

Acara berlangsung dengan lancar dan sukses, kegiatan-kegiatan seperti ini perlu dilakukan di masa mendatang untuk menghindari kesalahpahaman. Bravo PNJ.(anis)