PNJ

Politeknik Negeri Jakarta | PNJ

menjadi politeknik unggul bertaraf internasional untuk mendukung daya saing bangsa


Gegap Gempita “PNJ Juara Umum PORSENI XI Manado 20


Akhirnya, keinginan dan harapan PNJ menjadi juara umum tercapai sudah. Sejak sekian lama mengikuti PORSENI Politeknik se-Indonesia, pada 2016 ini PNJ kembali meraih juara umum untuk kesekian kalinya, setelah beberapa kali PORSENI tidak meraih peringkat terbaik. Juara umum tahun ini juga menjadi kenangan indah bagi Pembantu Direktur Bidang Kemahasiswaan dan jajarannya, di saat masa akhir periode jabatannya. Juara umum ini juga merupakan lompatan jauh setelah pada PORSENI sebelumnya di Pontianak, PNJ hanya menduduki peringkat 7 dari sekitar 40-an Politeknik yang ikut serta, baik negeri maupun swasta. Pada PORSENI XI 2016 ini PNJ mengirimkan kontingen terbesar dibandingkan dengan kontingen Politeknik kainnya, dengan jumlah atlit dan artis berjumlah 89 orang, serta ofisial 8 orang, yang menurut catatan panitia kontingen PNJ berjumlah 117 orang.

POSENI XI 2016 Manado ini dibuka pada 16 Mei 2016 pukul 15.00 WITA secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Utara di Lapangan KONI Sario Tanah Minahasa Sulawesi Utara, yang dikenal sebagai tanah nyiur melambai. Pada pembukaan tersebut panitia melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 40 politeknik negeri dan 3 politeknik swasta, dengan jumlah total atlit dan ofisial berjumlah 1251. Disampaikan oleh Ketua Panitia PORSENI XI Manado, yang juga Pembantu Direktur Bidang Kemahasiswaan Politeknik Negeri Manado, bahwa PORSENI Manado kali ini lebih besar jumlahnya dibanding PORSENI sebelumnya. PORSENI XI Manado ini mengambil tema ‘Torang Samua Basodara’ artinya bahwa kita semua politeknik yang hadir dan mengikuti PORSENI ini bersaudara. Maka pelaksanaan dan penyelenggaraannya mengikat semangat persaudaraan.

Sebelum dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Utara, didahului sambutan Direktur Politeknik Manado sebagai tuan rumah. Pada sambutannya, Direktur Politeknik Manado menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta dengan semangat ‘Torang Samua Basodara.’ Di kesempatan itu pula, Direktur Polimdo menyatakan bahwa PORSENI ini merupakan wadah pengembangan karakter. Untuk menunjang dan menopang kekuatan dan kesehatan jasmani dan rohani PORSENI menjadi salah satu ladang untuk membangun dan mengembangkan karakter. PORSENI ini pula juga menjadi wadah silaturahim Politeknik se-Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Berkaitan dengan itu Direktur Polimdo menyatakan salut dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh Direktur Politeknik yang hadir sebagai peserta PORSNI XI Manado, ditengah pengurangan anggaran, namun tetap dapat hadir pada pesta olahraga dan seni serta ajang silaturahim politeknik se-Indonesia ini.

Di penghujung serangkaian perlombaan olahraga dan seni diadakan pertemuan Forum Pembantu Direktur Bidang Kemahasiswaan, di wadahi dalam BAKORMA, yang pada pertemuan tersebut salah satu agenda pentingnya adalah menentukan PORSENI XII di tahun 2018, serta diputuskan 2 politeknik menjadi tuan rumah bersama, yaitu Politeknik Negeri Jakarta dan Politeknik Media Kreatif Jakarta.

Perolehan juara umum di tahun ini juga menjadi tantangan sekaligus sebagai tuan rumah penyelenggara di PORSENI XII yang akan datang. Penyelenggaraan PORSENI XI Manado ini semoga menjadi pelajaran bagi Politeknik Negeri Jakarta dan Politeknik Media Kreatif di dua tahun ke depan, sehingga terjadi hal-hal yang mengecewakan dan menciderai semangat sportifitas pelaksanaan PORSENI. Harapan ini semoga dapat dilakukan dan diraih di tahun 2018 mendatang. Semoga …. (yosawa_red)