|
Dengan berhasilnya memperoleh block grant sebagai bagian dari Hibah Penguatan Bidang-bidang Engineering dan Manajemen, Jurusan Teknik Mesin menyelenggarakan berbagai pelatihan guna meningkatkan kompetensi dosen. Pelatihan yang telah dilakukan baru-baru ini adalah Thinking System. Penyelenggaraan acara yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti hampir seluruh dosen dari program studi Teknik Mesin. Program pelatihan yang diketuai Dra. Dewi Chandra ini berbeda dengan program lainnya karena kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan di dalam ruangan tapi juga dilaksanakan di luar ruangan, yaitu di alam terbuka yang segar di daerah sejuk desa Citeko, Cisarua. Acara ini menurut pendapat para dosen sangat menyenangkan karena menimbulkan rasa kebersamaan, saling memahami, keterbukaan dan tentu saja menyegarkan. Pada acara inilah mereka dapat mengungkapkan perasaan secara utuh tanpa formalitas. Juga memperoleh banyak pengalaman yang sangat bermanfaat untuk pengembangan kreatifitas kerja di lingkungan Politeknik. Acara pelatihan ini memberikan pengalaman untuk melatih peserta agar memiliki pola pikir yang positif. Dalam kegiatan tersebut peserta dilatih untuk memiliki satu tujuan, strategi yang baik, peduli terhadap rekan dalam kelompok, berpartisipasi aktif, saling menghargai dan mendengar dan masih banyak lagi. Kegiatan diawali dengan perkenalan program dan tim instruktur serta pembentukan kelompok dan peraturan yang harus dilaksanakan. Tujuannya adalah membangun emotional acceptance terhadap program. Acara dilanjutkan di luar ruangan, para instruktur di bawah naungan Brainware Management System menyiapkan berbagai peralatan seperti balon, tali, alat penutup mata. Walaupun hujan turun cukup deras, peserta tetap semangat melaksanakan kegiatan outbound ini. Di dalam ruangan peserta mendapat pengarahan dari Bapak Cholid dosen FMIPA UI dan Bapak Taufik Bahaudin dosen Ekonomi UI yang menjelaskan mengenai Insightful Teamwork Program yang menekankan pada brain to brain communication. Beliau menjelaskan bahwa dalam mengajar ada proses transformasi yang bukan hanya transfer pengetahuan yang sarat dengan materi tapi juga perubahan pola pikir yang mencakup konsep berpikir. Selain itu manusia memiliki gelombang otak (brain waves) yaitu antara lain beta (tegang), alpha (relaks), theta dan delta (tidur) sehingga pada saat manusia ada di gelombang alpha maka ia akan mudah belajar. Beliau menambahkan bahwa sebagai pengajar, kita harus dapat membedakan dua macam ilmu pengetahuan yaitu ilmu sekolah (explicit knowledge) dan ilmu praktik (tacit knowledge) sehingga seorang pengajar harus dapat menggabungkan keduanya agar mahasiswa dapat meningkatkan explicit knowledge menjadi tacit knowledge. Dalam pelatihan tersebut, dijelaskan pula mengenai pentingnya kerja kelompok. Dengan bekerja dalam kelompok, kita akan mudah mencapai tujuan karena manusia tidak ada yang sempurna. Rasa kebersamaan dan saling membantu membuat suatu kelompok lebih tangguh. Perlu adanya komunikasi antar anggota dalam kelompok sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik. Untuk itu dibutuhkan Jenjang Keterampilan Komunikasi seperti disebutkan berikut ini: Komunikasi basa basi, Komunikasi data fakta, Komunikasi Pikiran/Gagasan, Komunikasi Emosi/Perasaan, Komunikasi Spriritual. Pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat meningkatkan kompetensi para dosen agar dapat meningkatkan program pembelajaran yang tepat guna. Program yang baik membantu mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan dengan sukses. Disamping itu, adanya kerjasama antardosen membantu semua pihak menyelesaikan semua masalah yang dihadapi. Dengan demikian tujuan yang yang diharapkan dapat tercapai dengan baik.
|
|