STEP UP 2 THE STREETS

STEP UP 2 THE STREETS merupakan film sequel dari STEP UP yang diproduksi pada tahun 2006. Film yang mengisahkan pertarungan para penari jalanan itu, diarahkan oleh sutradara Jon M. Chu dengan trio koreografer, Jamal Sims, Hi-Hat (BRING IT ON) dan Dave Scott (STOMP THE YARD). Sementara sebagai produser film ini mempercayakan pada Adam Shankman dan Anne Fletcher, yang juga produser untuk sequel sebelumnya.

Walaupun film ini adalah sekuel dari STEP UP, namun bisa dibilang hampir tidak ada kaitannya sama sekali dengan film pendahulunya kecuali bahwa lokasi yang dipilih sebagai setting masih tetap sama, Maryland School of Arts (MSA).

Kisahnya pun tak jauh dari pendahulunya, masih seputar kehidupan para penari. Kali ini yang coba diungkap adalah konflik seputar perbedaan status antara penari jalanan dan penari dari Maryland School of Arts (MSA) yang notabene dianggap dari kalangan atas.

Sang sutradara mencoba menampilkan konflik batin yang dihadapi Andie yang mencoba untuk menyeberang ke sisi lain namun akhirnya merasakan penolakan dari kedua sisi. Entah kenapa, namun sudut yang bagus itu malah tidak digarap dengan baik oleh sang sutradara. Hasilnya suguhan tari malah jadi menu utama dari film ini.

Dari sisi jalan cerita, film ini termasuk mudah dicerna bahkan cenderung mudah ditebak. Bahkan semuanya seolah digambarkan oleh sang sutradara sebagai hitam dan putih, buruk dan baik dan tak ada konflik batin yang benar-benar menyentuh. Namun sebagai sebuah hiburan, STEP UP 2 THE STREET cukup enak untuk ditonton. Apalagi dengan koreografi tari yang bikin lidah berdecak kagum. (kpl/roc)

(posted - 20-August-08)




Visitor number :
00051058
since : 24 Mei 2008
email : popup@pnj.ac.id

Pojok Kalbu


Maka janganlah kamu mengikuti hawa ( nafsu ), karena ia akan menyesatkanmu dari jalan Allah
( QS 38 : 26 )

Surga dikelilingi oleh hal-hal yang tidak menyenangkan, sedangkan neraka diliputi oleh syahwat-syahwat (hal-hal yang menyenagkan)
( H.R Muslim )

Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar
( QS 29 : 45 )

Hendaklah engkau berlemah lembut dan jauhilah olehmu sikap kasar dan perkataan yang buruk atau jorok
( H.R Al-Bukhari dan Iman Muslim )

Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh
( QS 7 : 199 )

Sesuatu yang paling memberatkan timbangan kebaikan adalah akhlak yang baik
( H.R At-Turmudzi )


Copyright © 2007 - 2008 POPup - Polytechnic Public Paper