Berbeda dengan upacara wisuda sebelumnya, upacara wisuda PNJ kali ini tanpa orasi ilmiahnya, namun demikian tidak mengurangi suasana sakralnya. Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) melakukan wisuda terhadap 1.663 mahasiswa, untuk tahun akademik 2008-2009, di Balairung Universitas Indonesia. Jumlah lulusan mewakili program reguler pagi, reguler sore, nonreguler, kerja sama balai latihan kerja, Center For Computing and Information Technology (CCIT), PT Holcim, PT Trakindo, Heriot Watt University (HWU), dan Perusahaan Listrik Negara (PLN). Masing-masing dari jurusan teknik sipil sebanyak 210 orang, jurusan teknik mesin (301), jurusan teknik elektro (498), jurusan akuntamsi (302), jurasan administrasi niaga (197), jurusan teknik grafika dan penerbitan (113). Untuk lulusan PNJ terbaik, kata Johny, dengan predikat cumlaude tercatat 41 orang. Indeks Prestasi tertinggi diraih oleh Riyanti Handyani dari jurusan administrasi niaga, program studi Meeting Incentive Convention and Exhibition (MICE), dengan IPK 3,81. Direktur Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Johny Wahyuadi Soedarsono mengharapkan agar para lulusan selain dapat bersaing di sektor industri juga dapat bekerja secara mandiri. ”Para alumni PNJ diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri melalui wirausaha (wiraswasta) sesuai dengan bidang keahliannya.
Setelah dari Balairung UI beberapa jurusan melalui Himpunan Mahasiswa di masing-masing jurusan mengundang wisudawan/wisudawati dan keluarganya ke PNJ untuk bersilaturahmi dan mengenal lebih dekat dengan lingkungan dimana mereka menyelesaikan studinya. Namun kelihatannya acara kurang diminati oleh para wisudawan mengingat perjalanan dari Balairung ke PNJ pada saat itu sangat sulit selain itu mereka disibukkan dengan keluarganya masing-masing akhirnya jalan pulang dipilihnya. (Tatun)
|