Siang malam seluruh karyawan di bengkel Teknik Mesin di bantu oleh mahasiswa bekerja keras menyelesaikan empat ribu buah alat pelubang biopori. Dalam jangka waktu empat puluh hari seluruh alat tersebut harus sudah siap untuk diambil oleh pemesannya yaitu PERTAMINA. Perlu diketahui bahwa alat pelubang biopori terdiri dari mata bor yang dibuat dari lempengan baja ST 42, bentuknya oval meruncing pada bagian ujungnya, panjang bor sekitar 120 sentimeter. sementara di bagian pangkal dibuat pegangan, sehingga memudahkan dalam penggunaan.
Apa itu biopori?
Biopori adalah lubang-lubang kecil pada tanah yang terbentuk akibat aktivitas organisme dalam tanah, seperti cacing atau pergerakan akar-akar dalam tanah. Lubang tersebut akan berisi udara dan menjadi jalur mengalirnya air, sehingga air hujan tidak langsung masuk ke saluran pembuangan air, tetapi meresap ke dalam tanah melalui lubang tersebut.
Sedangkan manfaat lubang biopori adalah: (1) memelihara cadangan air tanah, (2) mencegah terjadi keamblesan (subsidence) dan keretakan tanah, (3) menghambat intrusi air laut, (4) mengubah sampah organik menjadi kompos, (5) meningkatkan kesuburan tanah, (6) menjaga keanekaragaman hayati dalam tanah, (7) mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh adanya genangan air seperti demam berdarah, malaria, kaki gajah, (8) mengurangi masalah pembuangan sampah yang mengakibatkan pencemaran udara dan perairan, (9) mengurang emisi gas rumah kaca (CO2?dan metan), (10) serta mengurangi banjir, longsor, dan kekeringan.
Demikian banyak manfaat biopori bagi kehidupan manusia, namun permasalahannya lubang tersebut tidak banyak yang dapat terbentuk secara alami seperti disebutkan diatas, karenanya ada yang harus dibuat oleh manusia dengan bantuan alat pelubang biopori. Dibawah proses pembuatan biopori akan dijelaskan.
Untuk membuat biopori, tanah dilubangi dengan diameter 10 cm dan kedalaman 100 cm. Mengapa harus “Kedalaman 100 cm”, ini dengan pertimbangan kebutuhan oksigen bagi biota tanah, sebab jika di bawah 100 cm terlalu rendah, sehingga aktivitas biota tanah tidak efektif. Kemudian sekeliling permukaan mulut lubang biopori yang telah dibor, diberi semen agar kuat, lalu dimasukan potongan pipa PVC yang telah dibungkus koran pada lubang sedalam dua sentimeter. Dan, sisipkan adukan semen juga pasir di sekeliling pipa, bila penguat bibir lubang sudah mengeras, cabut pipa PVS dari tempatnya. Selanjutnya dorong kertas koran ke dalam lubang menggunakan jari tangan.
Setelah lubang biopori selesai, masukkan sampah organik ke dalam lubang sampai penuh. Untuk memasukkan sampah lebih dalam bisa menggunakan bambu untuk mendorong ke dalam lubang. Pengisian sampah jangan terlalu padat agar tidak mengurangi jumlah oksigen di dalam tanah. Agar tidak membahayakan, lubang ditutup dengan besi beton atau alat penutup lain yang bisa dilalui air dan kuat menahan beban jika terinjak.
Sampah-sampah ini akan menjadi makanan biota tanah (cacing tanah dan rayap) yang nantinya akan membuat biopori. Dan dalam jangka waktu 3 bulan sampah berubah menjadi kompos, dan kompos tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman. Kompos yang terbentuk dalam lubang dapat diambil pada setiap akhir musim kemarau bersamaan dengan pemeliharaan lubang resapan. (Tatun)
|